CB Magazine »
Gaya Hidup
»
Sayuran Hijau Juga Memicu Terbentuknya Batu Ginjal
Sayuran Hijau Juga Memicu Terbentuknya Batu Ginjal
Posted by CB Magazine on Tuesday, July 21, 2015 |
Gaya Hidup
KALTIMTERKINI.COM Penyakit batu ginjal termasuk cukup banyak penderitanya. Batu ginjal ini terbentuk dari gumpalan kalsium, magnesium, dan asam urat. Beberapa jenis makanan diketahui juga bisa memicu terbentuknya batu ginjal.
Salah satu bahan pangan yang diketahui memicu batu ginjal adalah sayuran hijau. Ya, makanan sehat yang kaya vitamin dan serat ini juga mengandung oksalat dalam jumlah tinggi.
Mengonsumsi terlalu banyak makanan tinggi oksalat akan meningkatkan jumlah oksalat dalam urine, yang berikatan dengan kalsium dalam urine sehingga membentuk batu ginjal kalsium oksalat.
Sayuran berdaun hijau yang mengandung oksalat antara lain kale, bit hijau, lobak, bayam, kacang-kacangan, bubuk cokelat, wheat bran, dan juga kedelai.
"Memang belum diketahui kaitan pasti antara batu ginjal dan sayuran kale, tapi semakin banyak orang sehat yang datang dengan keluhan batu ginjal. Batu ginjal juga bisa diakibatkan konsumsi makanan tinggi protein," terang Mantu Gupta, MD, direktur The Kidney Stone Center di Mount Sinai Hospital.
Protein hewani akan mengumpulkan banyak garam dan asam ke urine, yang dapat menyebabkan munculnya batu. Hal inilah yang menyebabkan orang yang memiliki pola makan vegetarian dan vegan lebih jarang mengalami batu ginjal, walau banyak makan sayuran.
Selain itu ada juga faktor lain yang mempengaruhi munculnya batu ginjal diantaranya, yaitu garis keturunan, obesitas, dan kekurangan magnesium.
Ahli urologi, Philip Buffington, MD mengatakan, salah satu cara terbaik untuk mengurangi risiko pembentukan batu ginjal adalah dengan mengurangi asupan makanan tinggi oksalat. Namun bukan berarti Anda harus menghilangkan sayur dalam asupan sehari-hari, tapi dibatasi asupannya saja.
"Untuk melawan kadar oksalat dan menghambat pembentukan batu, hal yang paling penting untuk dilakukan adalah cukup konsumsi air, mengurangi asupan garam meja, serta menambahkan perasan jeruk (seperti lemon atau jeruk biasa) dalam minuman untuk mengurangi protein hewani", kata Buffington
Gupta juga merekomendasikan konsumsi makanan kaya kalsium dan oksalat secara bersamaan, karena keduanya akan saling mengikat dalam lambung dan usus, sehingga tidak mengendap dalam ginjal dan urin.
"Minumlah segelas susu atau yoghurt sebagai pendamping dari makanan yang Anda konsumsi," ia menyarankan.
Tweet
Video
nasional
Top 5 Popular of The Week
-
Jakarta | pantauterkini.com | Presiden Joko Widodo pagi ini sekitar pukul 08.30 WIB atau 09.30 WITA, Minggu 12 Maret 2017, telah melak...
-
KALTIMTERKINI.COM Samarinda (14/07) Komando Distrik Militer (Kodim) 0901/Smd punya program unggulan ditahun 2015 ini membuat Jamban (Ka...
-
KALTIMTERKINI.COM - Bukannya bermaaf-maafan dengan keluarga disaat merayakan Idul Fitri. Seorang suami bernama Misransyah harus berurusan...
-
KALTIMTERKINI.COM Balikpapan - Seorang pria bernama M Dardi warga RT 5 nomer 129 Jalan Batu Arang Gang 21 Januari Kelurahan Baru Tengah d...
-
Media Group Persatuan Pewarta Warga Indonesi a . Pantau Terkini Penasehat Redaksi : Shony Wilson Lalengke Pemimpin Redaksi . : ...
-
PAN TER | Jakarta, (6/07/2016), Menanggapi pemberitaan tentang adanya 13 korban meninggal di saat kemacetan di Brebes, berdasarkan lapor...
-
KALTIMTERKINI.COM Samarinda - Politisi Golkar Dahri Yasin menilai, berkali-kali pembangunan infrastruktur di Samarinda lemah dalam koord...
-
Balikpapan Kaltim Terkini - Aktivis LSM Stabil Hery Sunaryo menilai penanganan kasus korupsi di Balikpapan sangat lemah. Contohnya hing...
-
Viva.com (www.kaltimterkini.com) Aktifitas Juventus di bursa transfer belum berhenti. Klub berjuluk La Vecchia Signora itu kini tengah be...
-
Berau, (www.kaltimterkini.com) - Dihari lebaran kedua, Sabtu (18/7/2015), seorang pria bernama Yulius Amakae (54 tahun), warga pemukiman...

