CB Magazine »
Gaya Hidup
»
Sayuran yang Lebih Bergizi Jika Dimasak
Sayuran yang Lebih Bergizi Jika Dimasak
Posted by CB Magazine on Tuesday, July 21, 2015 |
Gaya Hidup
KALTIMTERKINI.COM - Walau sayuran dalam bentuk segar dianggap sebagian orang lebih sehat, tapi ada beberapa jenis sayuran yang kadar nutrisinya meningkat setelah ia dimasak.
"Dulu orang menganggap memasak bisa menurunkan kadar nutrisi dalam sayuran jika dibandingkan dengan yang segar. Tapi hal itu tak selalu benar," kata Rui Hai Liu, profesor ilmu makanan di Cornell University.
Ia menjelaskan, banyak nutrisi dalam sayur dan buah yang terikat di dinding sel. "Proses memasak membantu melepaskannya, sehingga nutrisi itu lebih gampang diserap tubuh," kata profesor yang meneliti tentang efek panas pada makanan ini.
Berikut adalah beberapa sayuran yang sebaiknya dimasak dulu sebelum dikonsumsi.
- Tomat
Apakah itu dipanggang, goreng, atau ditumbuh halus menjadi saus spageti, proses pemanasakan akan meningkatkan fitokimia dalam tomat, yakni likopen. Zat ini terbukti bisa menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung. Likopen adalah zat yang memberi warna merah pada tomat.
Menurut penelitian yang dilakukan Liu tahun 2002, pemanasan tomat selama 30 menit di suhu 80 derajat celcius akan meningkatkan level penyerapan likopen sampai 35 persen. Walau pemasakan akan menurunkan kadar vitamin C, tapi bisa meningkatkan kemampuan antioksidannya sampai 62 persen.
- Bayam
Sayuran berdaun hijau ini sangat kaya nutrisi, tetapi tubuh kita akan menyerap lebih banyak kalsium dan zat besi di dalamnya jika bayam sudah dimasak. Ini karena bayam mengandung asam oksalat yang bisa menghambat penyerapan zat besi dan kalsium tetapi akan dipecah di bawah suhu tinggi. Sebuah penelitian menunjukkan, merebus bayam di air mendidih lalu menyiraminya dengan air dingin bisa menurunkan kadar oksalat sampai 40 persen.
- Wortel
Proses pemasakan akan memunculkan karotenoid, zat pelawan kanker, di dalam wortel. Studi tahun 2008 menunjukkan bahwa merebus wortel sampai agak lembek akan meningkatkan konsentrasi karotenoid sampai 14 persen. Sementara itu menggorengnya bisa menurunkan kadar karotenoid sekitar 13 persen.
- Asparagus
Studi tahun 2009 menyebutkan, memasak akan meningkatkan level 6 nutrisi penting di dalam asparagus sampai 16 persen. Salah satu dari zat tersebut adalah asam phenolic yang bisa menurunkan risiko kanker.
- Jamur
Secangkir jamur yang dimasak memiliki kandungan niacin, potasium, magnesium, zinc, dua kali lipat dibanding versi mentahnya. Selain itu, terkadang jamur mentah bisa mengandung sedikit racun sehingga memang perlu dimasak.
Tweet
Video
nasional
Top 5 Popular of The Week
-
Jakarta | pantauterkini.com | Presiden Joko Widodo pagi ini sekitar pukul 08.30 WIB atau 09.30 WITA, Minggu 12 Maret 2017, telah melak...
-
KALTIMTERKINI.COM Samarinda (14/07) Komando Distrik Militer (Kodim) 0901/Smd punya program unggulan ditahun 2015 ini membuat Jamban (Ka...
-
KALTIMTERKINI.COM - Bukannya bermaaf-maafan dengan keluarga disaat merayakan Idul Fitri. Seorang suami bernama Misransyah harus berurusan...
-
KALTIMTERKINI.COM Balikpapan - Seorang pria bernama M Dardi warga RT 5 nomer 129 Jalan Batu Arang Gang 21 Januari Kelurahan Baru Tengah d...
-
Media Group Persatuan Pewarta Warga Indonesi a . Pantau Terkini Penasehat Redaksi : Shony Wilson Lalengke Pemimpin Redaksi . : ...
-
PAN TER | Jakarta, (6/07/2016), Menanggapi pemberitaan tentang adanya 13 korban meninggal di saat kemacetan di Brebes, berdasarkan lapor...
-
KALTIMTERKINI.COM Samarinda - Politisi Golkar Dahri Yasin menilai, berkali-kali pembangunan infrastruktur di Samarinda lemah dalam koord...
-
Balikpapan Kaltim Terkini - Aktivis LSM Stabil Hery Sunaryo menilai penanganan kasus korupsi di Balikpapan sangat lemah. Contohnya hing...
-
Viva.com (www.kaltimterkini.com) Aktifitas Juventus di bursa transfer belum berhenti. Klub berjuluk La Vecchia Signora itu kini tengah be...
-
Berau, (www.kaltimterkini.com) - Dihari lebaran kedua, Sabtu (18/7/2015), seorang pria bernama Yulius Amakae (54 tahun), warga pemukiman...

