,

    KALTIMTERKINI.COM - FOSIL ulin sepanjang 25,8 meter yang ditemukan di desa Purwajaya Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), ternyata bisa menjadi fosil ulin terpanjang di dunia. "Panjangnya melebihi ukuran fosil ulin di Amphoe Ban Tak City Thailand yang hanya 20 meter, saat ini tercatat sebagai yang terpanjang di dunia," ujar Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Kaltim Fajar Alam, saat memaparkan telaahan geologis, pada pertemuan yang dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kukar Minggu (12/7) di Balai Desa Purwajaya. 

    Fosil ulin Purwajaya berasal dari proses alam 5–12 juta tahun lalu. Selain unik, temuan fosil ulin itu dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran dan pengembangan desa wisata. "Panjangnya melebihi ukuran fosil ulin di Amphoe Ban Tak City Thailand yang hanya 20 meter. Selain unik, temuan fosil ulin ini dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran kebumian dan pengembangan desa wisata," ujarnya. 

    Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Samarinda Made Kusumajaya, saat memaparkan tentang ketentuan benda cagar budaya sesuai UU No 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya, mengatakan, fosil ulin di Purwajaya bisa ditetapkan sebagai benda cagar budaya oleh Pemkab Kukar. 

    “Tidak semua temuan masa lampau adalah benda cagar budaya. Nanti dipilah, karena keunikannya, fosil ulin bisa jadi benda cagar budaya yang akan ditetapkan bupati untuk skala kabupaten,” ujar Made di hadapan unsur muspika Loa Janan, Kades Purwajaya dan para tokoh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.

    Sementara itu, Kadisbudpar Kukar Sri Wahyuni mengatakan, pihaknya akan melakukan pemetaan potensi wisata desa lebih lanjut untuk menyokong pengembangan obyek wisata fosil ulin, yang akan dijadikan destinasi wisata. "Saya harap masyarakat setempat ikut merasa memiliki dan dapat mengambil manfaat sosial dan ekonomi dari pengembangan objek wisata fosil ulin yang berpotensi berkelas dunia, karena mengalahkan ukuran fosil ulin yang ada di Thailand," katanya.

    Di samping itu, Camat Loa Janan Mastukah meminta dukungan kepada semua pihak untuk terus berkoordinasi dan bekerja sama mengamankan dan melindungi fosil ulin tersebut. "Kami tak akan ragu menentang keras pihak-pihak yang berupaya melakukan pemindahan fosil ulin dari desa ini," tegasnya. (hmp02/waz/k8)

    Kutai Kartanegara, (www.kaltimterkini.com)- Partai Golkar tampaknya benar-benar meyakinkan diri tetap akan mengusung Rita Widyasari sebagai Calon Bupati (Cabup) dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Kukar 2015. Padahal diketahui Rita sudah terlebih dahulu mendaftarkan diri melalui jalur perseorangan atau independen berpasangan dengan Edi Darmansyah. 

    Keyakinan itu terlihat setelah beberapa waktu lalu Rita menulis dalam status blackberry massanger (bbm)-nya berisikan ucapan terima kasih kepada Partai Golkar yang tetap percaya kepada dirinya untuk mengemban amanah Cabup Kukar dari Partai Golkar.

    “Memang benar saya ada bikin status di bbm saya kalau saya akan dicalonkan Golkar lagi di Pilbup Kukar. Ya karena saking senangnya, ya saya bikin status itu. Karena bagaimana mungkin Golkar akan berpaling atau meninggalkan saya, sangat jelas survei internal saya adalah ranking pertamanya,” ujar Rita. 

    Memasang status bbm itu, lanjutnya, juga tidak sembarangan dan atau asal-asalan. Dan apalagi dirinya disebut asal mengklaim tanpa ada dasarnya. Ketua DPD II Golkar Kukar pendukung setia Aburizal Bakrie (Ical) ini mengaku, sudah mengkonfirmasikannya kebanyak pihak khususnya dua kubu Golkar yakni Ical sendiri dan Agung Laksono.

    “Saya sudah menelepon dan ditelpon orang-orang yang berkompeten soal memutuskan Cabup di daerah-daerah, dan faktanya memang saya yang diputuskan untuk Kukar. Saya juga tanyakan, apakah rasa senang saya itu bisa saya tumpahkan di status bbm? Orang itu mempersilahkannya, makanya itulah saya langsung buat status bbm,” tambahnya. #zay

    TENGGARONG, (www.kaltimterkini) – Penjabat (Pj) Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Chairil Anwar didampingi Sekkab Kukar Edi Damansyah, Dandim 0906 Tenggarong Letkol Ari Pramana Sakti bersama para pecinta Komunitas Adventure Trail Club Kukar (ATCK) bersama-sama menggunakan Trail meninjau lokasi jalan alternatife pasca ambruknya jalan Gerbang Dayaku di Desa Bakungan-Loa Janan.

    Pj Bupati sendiri terlihat didalam rombongan menggunakan trail bersama komunitas ATCK menyusuri jalan yang tidak jauh dari longsor Bakungan, di jalan tersebut hanya sementara dapat dilalui para pengendara roda dua, menyusuri jalan yang terbilang terjal dan licin dibantu beberapa masyarakat pengatur jalan.

    Kondisi tersebut cukup membuat Pj Bupati Kukar prihatin atas kondisi jalan yang saat ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

    Robongan yang dipimpin langsung Pj Bupati sampai di Pos penjagaan milik perusahaan ABK, disambut Camat Loa Janan Mastukah, H Kusein selaku kontraktor pengerjaan jalan provinsi bersama beberapa jajaran perusahaan setempat. Dalam diskusi tersebut Pj Bupati Kukar Charil Anwar meminta kepada perusahaan agar jalan alternative tersebut segera diperbaiki agar dapat dilalui roda empat.

    “Kita memastikan lokasi jalan sementara atau alternative supaya dapat segera diperbaki, dan kita akanminta partisipasi perusahaan setempat untuk melebarkan jalan alternative,” kata Chairil Anwar, Sabtu (18/7/2015) sore di lokasi jalan alternative Bakungan.

    Menurut dia, untuk memastikan jalan alternative tersebut, pihaknnya akan memanggil tiga perusahaan yakni, PT. Anugerah Bara Kaltim (ABK), PT. Rinjani dan PT. Indo Perkasa, “Rabu (22/7/2015) kita akan undang pimpinan perusahaan sekaligus mendiskusikan jalan alternatife, berapa luas lahan yang dibutuhkan dan materialnya, langsung diputuskan Rabu itu juga termasuk dari PU Provinsi Kaltim,” ujarnya. #Wn

    Tenggarong (www.kaltimterkini.com) - HM Ghufron Yusuf, (Wakil Bupati Kutai Kartanegara) menjelang Shalat Ied di Masjid Jami KH Muhammad Sadjid, Kelurahan Baru Tenggarong, Minggu (19/8), menyerukan, agar momentum Idul Fitri dijadikan semangat dalam menjaga persatuan untuk membanngun daerah. "Dengan semangat persatuan, akan lebih mudah untuk mewujudkan cita-cita pembangunan yang tertuang dalam program Gerbang Raja (Gerakan Pembangunan Rakyat Sejahtera), yaitu menuju masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan," ujarnya dihadapan ribuan jamaah salat Ied.
    Pemkab akan melakukan perbaikan program yang masih kurang dan terus melanjutkan kegiatan pembangunan yang sudah berjalan dengan baik.
    Masyarakat diminta dapat terus mendukung kegaiatan pembangunan tersebut, yaitu dengan menyatukan tekad membangun daerah, katanya.
    Lebih lanjut, HM Ghufron juga mengajak untuk selalu membersihkan hati dari sifat tercela dan digantikan dengan kasih sayang. "Dengan hati yang bersih dan penuh kasih sayang akan dapat meningkatkan semangat persatuan," ujarnya.
    Dalam Sambutan terakhirnya , Ghufron atas nama Pemkab Kukar dan secara pribadi mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, serta memohon maaf lahir dan bathin.
    Pada pelaksanaan Shalat Ied tersebut, Bupati Kukar Rita Widyasari melaksanakan salat Ied di masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong sedangkan Sekretaris Daerah Kukar HAPM Haryanto Bachroel di masid jami Amir Hasanuddin Tenggarong. Usai melaksanakan salat Ied, ketiganya memberikan kesempatan kepada warga untuk bersilaturahmi ke kediaman pejabat Pemkab Kukar tersebut.
    Sementara itu H Saiful Aduar dalam khotbahnya usai salat Ied mengatakan, walaupun ramadhan telah berlalu, tetapi harapan dan nilai-nilai ramadhan tidak boleh hilang. Hendaknya, nilai-nilai ramadan itu agar terus dijalankan guna menjadi pribadi yang bertaqwa dan berkualitas, katanya.
    "Karena taqwa itu bermanfaat hingga di kehidupan selanjutnya," ujar Saiful yang juga Anggota DPRD Kukar itu. Dikatakannnya, salah satu bagia dari taqwa yaitu berbakti kepada orang tua dan selalu mengenang jasa-jasanya.
    Untuk itu Saiful mengajak agar selalu mendoakan dan membahagiakan orang tua. Petinggi yayasan pendidikan Nurul Ilmi Tenggarong itu juga mengajak agar para orang tua untuk meningkatkan perhatian kepada anak. Pasalnya dewasa ini sangat banyak potensi yang bisa merusak moral, diantaranya pergaulan bebas dan penyalahgunaan zat-zat terlarang.
    Padahal anak merupakan penerus cita-cita pembangunan, serta merupakan amanah dari Tuha Yang Maha Esa. Untuk itu ia mengajak para orang tua agar menanamkan nilai-nilai Islami kepada anak-anak. "Bimbing anak-anak kita secara Islami agar nanti tak salah langkah," demikain ujarnya.

⬆
Top